PENGUATAN KARAKTER PEMUDA DESA NAPAL BERDASARKAN NILAI-
NILAI NAVAVIDA BHAKTI UNTUK MENCEGAH KONFLIK EKSTERNAL

PENGUATAN KARAKTER PEMUDA DESA NAPAL BERDASARKAN NILAI-
NILAI NAVAVIDA BHAKTI UNTUK MENCEGAH KONFLIK EKSTERNAL

Ni wayan Seruni
stahlampung@yahoo.co.id
HP. 081246880730

Sekolah Tinggi Agama Hindu Lampung

Abstrak: Ajaran Navavida Bhakti dapat dilakukan dengan cara: mendengarkan cerita-cerita
suci dan mantram-mantram suci veda (sravanam); melantunkan kidung-kidung suci
keagamaan (kirtanam); berjapa dengan jalan selalu mengingat Hyang Widhi atas segala
manifestasinya agar kekuatan, kemahakuasaan, dan getaran sucinya berpengaruh kuat pada
sang diri (smaranam); memberikan pelayanan langsung kehadapan Hyang Widhi dengan
segala manifestasinya (sevanam); menggunakan simbul-simbul untuk memusatkan
konsentrasi saat menuja (archanam); membaca cerita suci, membaca sloka, membaca
mantram kitab suci veda dengan penuh keikhlasan yang bertujuan untuk mengendapkan rasio
yang berlebihan dalam menghayati kesucian agama (wandanam); mengabdi atau melayani
Hyang Widhi dengan segala manifestasinya dengan rasa tulus ikhlas dalam prakteknya
diwujudkan ke dalam bentuk ngayah di pura/ gotong royong (dasyam); berusaha
mendekatkan diri kehadapan Hyang Widhi dengan segala manifestasinya dengan selalu
sembahyang setiap harinya (sakhyanam); berserah diri sepenuhnya kehadapan Hyang Widhi
dengan segala manifestasinya (atmanivedanam).
Penelitian ini dilaksanakan di Pasraman Satya Dharma Banjar Adat Sukaraharja Desa Napal,
Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan. Banjar Adat Sukaraharja Desa Napal
memiliki jumlah penduduk yang beragama Hindu sebanyak 289 KK dengan jumlah muda-
mudi 75 orang. Pekerjaan mereka sebagian besar menjadi petani. Jenis data dalam penelitian
ini adalah data kualitatif. Sumber data adalah data primer yaitu data yang diperoleh langsung
melalui serangkaian kegiatan kepada subyek penelitian. Dalam penelitian ini sebagai subyek
penelitian adalah Pemuda Hindu di Desa Napal. Penelitian ini merupakan penelitian
interpretatif kualitatif, sehingga teknik analisisnya mengunakan analisis non statistik.
Kata-kunci: penguatan karakter, navavida bhakti, konflik


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *