IMPLEMENTASI AJARAN ETIKA HNDU DI PASRAMAN DHARMA KERTI BANJAR SATRIYA BANDAR

IMPLEMENTASI AJARAN ETIKA HNDU
DI PASRAMAN DHARMA KERTI BANJAR SATRIYA BANDAR

LAMPUNG
Oleh :
Wayan Sukarlinawati
Dosen STAH Lampung

Abstrak : Adanya globalisasi menyebabkan terjadinya perubahan paradigma
dalam kehidupan manusia, termasuk perubahan prilaku pada anak-anak baik di
lingkungan keluarga maupun masyarakat. Perubahan perilaku tersebut tampaknya
terjadi di berbagai daerah dan status sosial masyarakat. Kondisi masyarakat
semacam itu mendorong berdirinya lembaga pendidikan keagamaan yaitu
Pasraman Dharma Kerthi. Pendirian pasraman tersebut dimaksudkan untuk
mengatasi permasalahan pendidikan agama Hindu di Bandar Lampung.
Pendidikan Etika yang merupakan salah satu pendidikan agama sangat penting
bagi tumbuh dan berkembangnya kepribadian anak untuk menjadi anak sujana
dan suputra. Belum diketahui bagaimana implementasi ajaran etika Hindu?
Kendalaa apa saja yang dihadapi oleh pasraman dalam mengimplementasikan
ajaran etika Hindu kepada anak didik? Bagaimana implikasi penerapan ajaran
Etika Hindu terhadap prilaku anak di Pasraman Dharma Kerthi Banjar Satriya,
Kota Bandar Lampung?. Untuk menjawab permasalahan penelitian tersebut
dilakukan observasi tersetruktur terhadap semua aktivitas kegiatan di pasraman.
Kegiatan observasi dilakukan pada bulan November 2010. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa implementasi ajaran etika Hindu yang tampak telah berjalan
pada anak didik pasraman adalah terutama ajaran wacika yaitu tidak berkata kasar
(mardawa) dengan pola demokrasi dan keteladan dengan menekankan sifat

candra brata. Ajaran kelompok kayika yang sudah diimplementasikan adalah
ramah tamah (madurya), yadnya sesa, berdo’a sebelum makan, sikap duduk dan
memakai tangan kanan pada saat makan.
Kata Kunci : Implementasi ajaran etika Hindu


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *