TUNJANGAN PROFESI GURU SEBAGAI MOTIVASI DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU AGAMA HINDU ( Studi di Kabupaten Way Kanan )

TUNJANGAN PROFESI GURU SEBAGAI MOTIVASI DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU AGAMA HINDU

( Studi  di  Kabupaten Way Kanan )

Oleh

Suyono

suyono_gunawan_sindhunata@yahoo.com

085380519528

STAH LAMPUNG

 

Abstrak: Kebijakan pemerintah tentang pemberian Tunjangan Profesi Guru (TPG) adalah suatu kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Kebijakan ini dikeluarkan agar para guru mampu menjalankan kinerjanya dengan baik. Program sertifikasi guru diharapkan pemerintah dapat mengatasi permasalahan kualitas pendidikan. Melalui program sertifikasi diharapkan kinerja guru akan meningkat. Tunjangan Profesi Guru (TPG) merupakan bentuk tunjangan yang diberikan kepada guru agar dapat meningkatkan kinerja profesinya. Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah apakah pemberian tunjangan profesi guru berpengaruh terhadap kinerja guru Agama Hindu. Serta mengetahui hambatan-hambatan yang dihadapi guru Agama Hindu yang sudah mendapat tunjangan profesi dalam meningkatkan kinerjanya.

Peneliti memilih Kabupaten Way Kanan tepatnya di pendidikan formal yaitu sekolah-sekolah yang terdapat guru Agama Hindu yang sudah mendapat tunjangan profesi. Metode dan intrumen yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa daftar wawancara, dan dokumentasi.

Hasil penelitian Tunjangan Profesi Guru Sebagai Motivasi Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Agama Hindu di Kabupaten Way Kanan secara umum dapat meningkatkan kinerja guru di sekolah yaitu ketaatan guru dalam menjalankan kewajibannya dengan sebaik-baiknya yang dilihat dari kedisiplinan dan tepat waktu dalam mengajar, membuat dan mengumpul perangkat pembelajaran secara rutin, berusaha untuk meningkatkan kinerja dengan cara mengikuti pelatihan-pelatihan berupa work shop  serta  mengembangkan pengetahuan dengan cara mengikuti organisasi-organisasi baik itu di sekolah maupun di masyarakat. Guru Agama Hindu yang sudah mendapat tunjangan profesi di Kabupaten Way Kanan sudah memiliki Surat Keputusan (SK) dari masing-masing kepala sekolah bahwa guru yang bersangkutan benar-benar memiliki beban mengajar selama 24 jam bahkan lebih, dalam seminggu.

Jadi kebijakan pemerintah dengan memberi tunjangan kepada guru-guru tidak akan menjadi sia-sia serta kebijakan ini dapat berdampak positif terhadap kualitas pendidikan yang ada di Indonesia karena guru merupakan ujung tombak berhasil atau tidaknya sebuah pendidikan. Untuk itu maka Dinas Pendidikan perlu melakukan sosialisasi yang optimal dan rutin mengadakan pelatihan-pelatihan bagi guru dalam meningkatkan kinerja dengan memberdayakan para kepala sekolah  serta pengawas guru yang sudah sertifikasi

 

Kata Kunci: Tunjangan Profesi Guru, Kinerja Guru.

1

 

Satu tanggapan untuk “TUNJANGAN PROFESI GURU SEBAGAI MOTIVASI DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU AGAMA HINDU ( Studi di Kabupaten Way Kanan )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *